SETELAH BELGIA TERSINGKIR DI PIALA DUNIA 2026, De Bruyne: Saya Rehat Sejenak
Kevin De Bruyne butuh waktu untuk menenangkan diri setelah kandas Belgia di perempatfinal Piala Dunia 2026. Gelandang milik Napoli itu meminta waktu untuk istirahat sejenak. Belgia mengalahkan Spanyol dengan skor 1-2. Kekalahan itu terjadi menjelang pertandingan mau dilanjutkan ke perpanjangan waktu 2×15 menit. De Bruyne salah satu pemain yang terpukul dari kekalahan ini karena gol tercipta selang dua menit dirinya diganti. De Bruyne sebetulnya mau diganti beberapa menit sebelumnya, namun baru memberikan sinyal untuk menyudahi permainan setelah diganjar kartu kuning pada menit ke-86.
“Izinkan saya istirahat sejenak, saya baru saja menyelesaikan pertandingan terakhir musim ini,” kata De Bruyne saat dicegat DAZN di Mixed Zone stadion Stadion SoFi.
De Bruyne memang mengalami cedera sepanjang musim 2025/2026. Mantan pemain Manchester City itu juga tidak bisa tampil maksimal bersama Napoli.
“Ini tahun yang berat, saya bekerja keras dan saya telah menunjukkan dapat kembali dalam kondisi prima setelah cedera yang sangat serius,” sambungnya.
Saat kembali ke Napoli nanti, De Bruyne akan dibor oleh Massimiliano Allegri. Dia sebelumnya sudah menyatakan mengecewakannya saat Napoli di bawah Arah Antonio Conte. Setelah kekalahan dramatis 1-2 dari Spanyol Kegagalan ini menandai berakhirnya era “Generasi Emas” dan memicu gejolak internal di mana kiper Thibaut Courtois menyatakan ingin rehat selama satu tahun dari timnas, sementara Kevin De Bruyne meminta waktu istirahat sejenak.

Belgia tersingkir sehingga harus mengangkat koper setelah menyerah 1-2 di tangan Spanyol. Pelatih Belgia Rudi Garcia percaya, sepertinya tak beruntung.
Belgia menantang Spanyol di perempatfinal Piala Dunia 2026, Sabtu (11/7) dinihari WIB. Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 29 menit pertama, sebelum Fabian Ruiz membuka keunggulan La Furia Roja. Hanya berselang 11 menit, Belgia menciptakan gol balasan lewat Charles de Ketelaere. Mikel Merino masuk dari bangku cadangan untuk jadi pembeda.
Pemain Arsenal itu hanya butuh dua menit sebelum menciptakan gol penentu kemenangan Spanyol di tiga menit terakhir waktu normal. Pada pertandingan, Rudi Garcia mengaku bangga dengan performa Belgia di sepanjang Piala Dunia 2026. Garcia menilai De Rode Duivels menghadapi sederet ketidakberuntungan menyusul cedera kapten Youri Tielemans saat pemanasan, dan kiper Thibaut Courtois di tengah permainan, yang mana mengurangi kekuatan terjadi.
“Tadi itu sangat sederhana, bahwa kami bisa merasa bangga dengan kiprah di Piala Dunia, bahwa kami belajar, kami belajar melalui kekalahan,” sahut Garcia dikutip ESPN. “Saya pikir kami tidak punya alasan untuk merasa malu. Saya pikir kami tadi sangat menyulitkan Spanyol.”
“Sayang sekali, tidak ada keberuntungan di pihak kami pada malam ini. Kami kehilangan kiper kami. Kami kehilangan kapten kami. Kami harus mengganti De Bruyne, yang mana bukan rencana kami di akhir permainan.”
>“Kami masuk untuk menekan mereka. Kami memberi tekanan pada pemain-pemain kunci mereka. Dan jujur saja, para pemain tampil sesuai harapan. Mereka mengikuti Arah yang saya berikan. Mereka melakukan ketekunan apa yang perlu mereka lakukan, tapi sekali lagi, kami membutuhkan keberuntungan, dan sayangnya, keberuntungan berpihak di Spanyol dan bukan Belgia,” ucap Rudi Garcia melanjutkan.
Usai mengalahkan Belgia, Spanyol melenggang ke semifinal Piala Dunia 2026. Tim Matador akan berjumpa dengan Prancis dalam perebutan satu tiket ke final pada pekan depan.